Pembentukan rumah kerangka dasar

Rumah kerangka dasar Pembentukan rumah kerangka dasar 
Yang mempengaruhi bentuk rumah ini ialah ketentuan pondasi tiang. Pont dasi ini yang berlaku terutama di daerah rawa-rawa, di tepi sungai atau daerah lain yang sering banjir. Sebuah rumah yang berdiri di atas tiang merupakan konstruksi yang terlindung dari kelembaban tanah, air banjir dan sebagainya, juga agak tahan terhadap rayap dan karena itu juga konstruksi yang sehat bagi penghuninya. Dalam hal ini sekali lagi perlu


dihubungkan dengan kenyataan, meskipun usaha pemecahan masalah praktis baru mungkin terjadi dalam lingkungan yang real. Namun kita mengetahui, bahwa contoh-contoh ini dapat dimanipulasikan; contoh-contoh ini dapat diterapkan dalam tujuan tertentu, tanpa harus ada hubungannya dengan realita.  

 Konstruksi rumah kerangka dasar Bahan konstruksi yang dipilih ialah kayu karena lndonesia kaya akan kavliKetentuan-ketentuan yang perlu diperhatikan: 

 cara konstruksi yang sederhana bahan bangunan murah dan lokal sebagian besar konstruksi rumah dapat dibangun oleh penghuni sendiri bagian konstruksi yang penting lsloof, tiang, peran, kasau dan sebagainya dapat disediakan secara pre-fabricated 
penyelesaian dinding dapat dilakukan dengan bahan bangunan serbaguna misalnya anyaman bambu, papan-papan kayu, batu merah dan sebagainya. 

detail-detail konstruksi dan sambungannya sangat sederhana  alat sambungan kayu hanya paku dan baut untuk menghemat bahan bangunan pada konstruksi dinding, dipilih kemiringan atap yang agak landai. Atap dilapisi dengan asbes semen gelombang besar (eternit) 
jendela-jendela tanpa kaca dengan kawat nyamuk saja terlindung oleh krepyak (yalusil yang dapat ditutup pada waktu malam dan dibuka ke atas sebagai atap luivel terhadap sinar panas matahari pada waktu siang. 
 Pembangunan rumah kerangka dasar Pembangunan! pendirian rumah kerangka dasar dilakukan setahap demi setahap seperti berikut:  

- disediakan pondasi sepatu atau pondasi balok jalur 

-dipasang tiang pondasi dan beberapa kuda penOpang , dipasang sloof 

- dipasang tiang ke atas yang akan diikat pada tempatnya dengan papan penopang terhadap angin 

-dipasang peran dan kasau 








-dipasang lapisan atap dengan pelat asbes semen bergelombang 

-dipasang lantai dan dinding 

-dipasang pintu dan jendela krepyak lyalusi) 

-enyelesaian dengan kakus, bak air, dapur, talang dan sebagainya 

-penyelesaian dengan cat, firnis dan sebagainya. 

Sistem rumah kerangka dasar sederhana ini membutuhkan konstruksi sederhana Vang dipilih sebagai konstruksi balok terusan. Sebaiknya dipilih kayu kelas | yang memungkinkan ukuran-ukuran minimal dan pemeliharaan yang sedikit. Penyelesaian dinding dengan anyaman bambu (gedek). Pada permulaan akan dapat diganti 
dengan papan atau tembakan batu merah menurut kemampuan dan keperluan Penghuni ' kabang membangun rumah tidak mengetahui bahan bahan yang agus dan berkualitas, karena itu sangat penting sekalli ketika membangun rumah, pada dasar nya bahan bahan adalah kunci utama dalam membuat rumah, semakin bagus bahan yang di gunaka maka semakin kuat juga rumah tersebut karena dibuat dengan bahan berkualitas tinggi, 
walauppun harga lebih tinggi dari yang kuliatas rendah, jangan lihat dari harga tapi lihat dari kekuatan rumah yang pastinya bagi penghuni akan merasa aman karena, rumah berdiri dengan kokoh

Komentar